8 Tren Bekerja di Kantor Modern


Bekerja di Kantor ModernTren Bekerja di Kantor Modern Seiring dengan perkembangan zaman, kita juga dituntut untuk mengikuti perkembangan tersebut, terutama saat bekerja. Saat ini, bekerja tidak lagi hanya terpaku pada satu tempat saja, yaitu di balik kursi kantor. Adanya teknologi dan gadget membuat kita bisa bekerja dengan fleksibel baik dari segi waktu maupun tempat.

Di Amerika sendiri, tren bekerja tidak lagi hanya di dalam ruangan, namun juga di luar ruangan. Disana, para karyawan bisa melakukan pekerjaannya sambil menikmati pemandangan alam sekitar. Untuk menunjang pekerjaan tersebut, fasilitas berupa kursi, meja, laptop, dan koneksi internet disiapkan layaknya saat bekerja di kantor.

8 Tren Bekerja di Kantor Modern

Ketika Anda bekerja jangan hanya berfokus pada pekerjaan yang diberikan, tapi juga berani untuk mencoba hal baru. Terus belajar hal-hal yang tidak hanya bisa membantu meningkatkan kualitas dalam bekerja, tapi juga menambah pengalaman dan memperkaya skill AndaInilah adalah beberapa tren yang saat ini diterapkan oleh beberapa kantor modern saat ini:

1. Loyalitas atau Pengalaman Menjadi Nomor Satu

Situasi saat ini tentu saja berbeda dengan situasi dulu. Beberapa dekade lalu, loyalitas mungkin menjadi nomor satu. Semakin lama kita bekerja di suatu perusahaan, semakin tinggi pula jabatan kita ketimbang junior. Namun, hal tersebut tidak lagi berlaku saat ini. Sebuah pengalaman dinilai mahal oleh sebuah perusahaan. Itulah yang menjadi penyebab mengapa pengalaman menjadi nomor satu.

Pengalaman disini tidak dilihat hanya dari satu aspek saja, melainkan dari beberapa aspek. Misalnya, pengalaman dari sebuah organisasi yang bisa mengembangkan potensi dalam diri seseorang.

Jadi, para fresh graduate tidak perlu lagi takut jika berhadapan dengan orang-orang yang lebih senior. Tidak ada jaminan bahwa Anda akan ditolak. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, semakin dipertimbangkan pula keberadaan Anda dalam suatu perusahaan.

2. Kompetitor Bukanlah Ancaman

Kompetitor merupakan ancaman terbesar saat kita menjalankan usaha. Namun hal itu tidak berlaku lagi saat ini. Keberadaan kompetitor atau pesaing dianggap menjadi suatu tantangan agar kita menjadi lebih baik lagi ke depannya. Hal ini juga akan menuntut kita untuk selalu berinovasi agar perusahaan kita bisa lebih unggul dari perusahaan lainnya.

Bagaimana cara agar kita bisa bersaing? Cobalah perhatikan hasil kerja saat ini, lalu bandingkan dengan hasil kerja para kompetitor atau pesaing. Jika mereka bekerja 100%, usahakan kalau perusahaan kita bekerja 200%. Dengan ini, kita akan semakin terasah kemampuannya dan mudah berkembang.

3. Bekerja Bisa Dimana Saja/ Tak Harus ke Kantor

Dahulu, bekerja harus dengan duduk manis di kantor, sekarang dengan kemudahan teknologi, bekerja bisa dilakukan di mana saja. Perkembangan teknologi semakin memudahkan kita untuk bekerja di mana saja dan kapan saja. Apalagi banyak sekali tempat umum seperti kafe dan taman yang sudah memiliki wi-fi. Dengan begitu kita pun tidak harus bekerja di atas meja kantor. Yang penting setoran pekerjaan lancar dan Anda tetap bisa di hubungi kapan pun.

4. Bebas Mengungkapkan Pendapat

Untuk mengatakan “tidak” adalah hal yang terlarang di zaman dulu. Namun, hal ini tidak berlaku lagi sekarang. Saat ini, pendapat sangat dibutuhkan untuk membawa perubahan bagi perusahaan. Jangan takut untuk berdebat jika merasa kalau apa yang Anda ungkapkan benar adanya. Sampaikanlah pendapat dengan sopan. Jangan lupa pula untuk mempersiapkan alasan yang kuat untuk mendukung apa yang akan disampaikan.

5. Jam Kerja Lebih Fleksibel

Dahulu jam kerja dari pukul 08:00 pagi hingga pukul 16:00 mungkin berlaku. Namun hal ini sudah berubah saat ini, dimana banyak perusahaan yang tidak terlalu mempertimbangkan jam kerja di kantor. Hal ini tidak semata-mata kalau Anda bisa bekerja sesuka hati, datang siang pulang sore.

Maksunya fleksibel disini adalah tidak hanya mengerjakan satu pekerjaan saja, namun kehadiran saat mengikuti pelatihan dan meeting juga termasuk jam kerja. Hal ini bertujuan untuk membangun networking yang lebih luas dengan rekan bisnis. Menarik, bukan?

6. Hubungan antara Atasan dan Bawahan Lebih Cair

Dulu kita menganggap bos adalah sosok yang harus ditakuti. Jarak antara atasan dan bawahan pun sangat jauh. Namun hal ini tidak terjadi sekarang. Kebebasan mengungkapkan pendapat membuat hubungan atasan dan bawahan bisa lebih cair. Obrolan kecil setiap harinya bisa mencairkan suasana.

Jangan ragu untuk menyampaikan keluhan yang dihadapi kepada atasan. Karena hal inilah yang akan membuat Anda semakin dekat dengan atasan.

7. Tidak Hanya Bekerja, Tapi Ikut Belajar dan Berkembang

Ketika Anda bekerja jangan hanya berfokus pada pekerjaan yang diberikan, tapi juga berani untuk mencoba hal baru. Terus belajar hal-hal yang tidak hanya bisa membantu meningkatkan kualitas dalam bekerja, tapi juga menambah pengalaman dan memperkaya skill Anda.

8. Membantu tapi bukan prioritas.

Dahulu, asas gotong royong masih kental, namun bukan berarti masa kini lebih individualistis. Niat baik untuk membantu rekan kerja tetap ada, namun bukan menjadi prioritas.

Baca Juga :

Persaingan yang ketat dalam dunia kerja cenderung memacu kita berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Membantu teman memang penting, namun lebih penting dahulukan pekerjaan sendiri. Jangan sampai kebaikan hati Anda membuat pekerjaan dan tanggung jawab sendiri jadi terbengkalai. Anda bisa bilang. “Akan saya bantu setelah pekerjaan selesai”.

Demikian ulasan mengenai 8 Tren Bekerja di Kantor Modern semoga bermanfaat.

Rate this article!
Tags: